5 Manfaan Donor Darah Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

28 Dilihat

Bokeh.SHOP– Berikut penjelasan informasinya 5 Manfaat Donor Darah yang Jarang Diketahui Banyak Orang. yuk simak penjelasan lengkapnya.

Darah merupakan salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia. Keputusan Anda untuk mendonorkan darah melalui donor darah dapat menyelamatkan satu nyawa, atau bahkan beberapa nyawa sekaligus. Tidak hanya bermanfaat bagi si penerima, sebagai pendonor Anda juga bisa mendapatkan manfaat dari mendonorkan darah untuk kesehatan Anda sendiri. Ada sesuatu? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa Manfaat Donor Darah?

Donor darah memungkinkan Anda untuk memberikan sejumlah kecil darah dalam tubuh. Biasanya, darah diambil dalam jumlah 480 mililiter.

Pria dapat mendonorkan darah setiap 12 minggu (3 bulan) dan wanita dapat mendonorkan darahnya setiap 16 minggu (empat bulan)—hingga 5 kali dalam 2 tahun—karena pria biasanya memiliki simpanan zat besi lebih banyak daripada wanita.

Nantinya, darah yang Anda sumbangkan akan diperiksa dan diuji keamanannya dan dikelompokkan berdasarkan golongan darah. Hal ini berguna agar darah yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasien dan dipastikan aman dari kemungkinan penyakit yang muncul dalam darah.

Beberapa kondisi yang memerlukan donor darah antara lain:

Selain pasien, ada beberapa manfaat yang Anda dapatkan jika rutin mendonor darah, yaitu:

5 Manfaat Donor Darah

Donor darah secara rutin diketahui bermanfaat untuk menurunkan kekentalan darah. Semakin kental darah yang mengalir dalam tubuh, semakin tinggi kemungkinan terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah.

Gesekan yang terjadi pada pembuluh darah tersebut dapat merusak sel-sel dinding pembuluh darah yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca juga: 7 Manfaat Mineral Tembaga yang Penting untuk Tubuh

Menurut American Journal of Epidemiology, donor darah dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 33% dan serangan jantung hingga 88%. The American Medical Association mengatakan bahwa mendonor darah setiap 6 bulan dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke pada usia 43-61 tahun.

Ini karena donor darah juga membantu tubuh membuang kelebihan zat besi. Kelebihan zat besi dalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolesterol. Hasil proses oksidasi dapat menumpuk di dinding arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Melalui donor darah, kadar zat besi dalam tubuh bisa menjadi lebih stabil dan mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Manfaat donor darah selanjutnya adalah mencegah kanker. Hal ini juga masih terkait dengan berkurangnya jumlah zat besi saat melakukan donor.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, kelebihan zat besi dapat menyebabkan kerusakan radikal bebas yang menempatkan Anda pada risiko kanker dan penuaan.

Menurut University of California San Diego, menyumbangkan 450 mililiter darah membakar 650 kalori. Itu sebabnya, donor darah juga berguna untuk menjaga berat badan ideal dan menjauhkan Anda dari risiko obesitas.

Meski begitu, jangan jadikan donor darah sebagai ‘tempat’ untuk menurunkan berat badan. Mendonorkan darah secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan Anda.

4. Mendeteksi Penyakit Hiv Serius pada Anak

Setiap ingin mendonorkan darah, Anda akan menjalani pemeriksaan dasar rutin, seperti pemeriksaan berat badan, suhu tubuh, denyut nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin.

Anda juga akan diminta menjalani tes darah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit menular, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit melalui transfusi.

Bagi para pendonor, pemeriksaan ini tentunya berguna untuk deteksi dini penyakit tertentu. Jadi selain membantu orang lain yang membutuhkan darah, Anda juga bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

5. Membantu Menjadi Lebih Sehat Secara Psikologis Dan Hidup Lebih Lama

Sebuah studi di bidang psikologi menunjukkan bahwa orang yang mendonorkan darah dengan tujuan membantu orang lain memiliki risiko kematian yang lebih rendah. Hasilnya dibandingkan dengan mereka yang mendonorkan darah untuk kepentingannya sendiri atau tidak mendonorkan darah sama sekali.

Manfaat yang sama pentingnya dari mendonorkan darah adalah fakta bahwa mendonorkan sesuatu yang berharga kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasa puas secara psikologis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.