Pengertian Ekosistem adalah – Komponen, Macam Macam, dan Contoh

24 Dilihat

Pengertian ekosistem adalah… Secara umum ekosistem adalah ekosistem yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik sekitarnya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan kita tentang materi ekosistem mulai dari komponen ekosistem, spesies ekosistem, dan contoh ekosistem di bawah ini.

Definisi Ekosistem

Secara umum, ekosistem adalah ekosistem yang terbentuk sebagai hasil hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik sekitarnya.

Ekosistem adalah kombinasi unit sistem biologis individu di mana ada hubungan timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik, dan siklus energi mengarah ke struktur biologis tertentu, yang mengarah pada siklus material antar organisme. Dalam hal ini, matahari adalah sumber dari semua energi dalam ekosistem.

Dengan kata lain, ekosistem adalah satu kesatuan yang utuh di mana lingkungan dan organisme saling menghipnotis. Dalam suatu ekosistem, setiap makhluk hidup dalam suatu komunitas berkembang sebagai suatu sistem bersama dengan lingkungan fisiknya. Artinya, makhluk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dan sebaliknya, makhluk menghipnotis lingkungannya untuk memperoleh kebutuhan hidup.

Komponen Ekosistem

Pada dasarnya suatu ekosistem dibentuk oleh beberapa komponen biotik dan abiotik, sehingga menjadi satu kesatuan. Komponen-komponen ekosistem adalah sebagai berikut:

1. Komponen biologis

Komponen hayati adalah hal-hal yang hidup dan mengatur ekosistem, selain komponen nonhayati. Komponen biologis tersebut meliputi:

  1. Produsen, adalah organisme yang mampu menghasilkan makanannya sendiri melalui fotosintesis. Beberapa organisme yang termasuk dalam kelompok produsen antara lain: Tumbuhan hijau, tumbuhan lain yang mengandung klorofil.
  2. konsumen (Heterotrofik), adalah organisme yang memakan sejumlah besar bahan organik yang dihasilkan oleh organisme lain. Komponen konsumsi disebut juga konsumen makro karena mengkonsumsi lebih sedikit makanan. Beberapa jatuh di bawah seperti apa konsumen itu; manusia, hewan, jamur, dan mikroba.
  3. pengurai (pengurai)adalah organisme yang mempunyai pengaruh menguraikan berbagai bahan organik yang berasal dari organisme lain, yaitu organisme yang mampu memusnahkan bahan organik yang diambil dari sisa-sisa organisme lain yang telah mati.

2. Komponen abiotik

Komponen abiotik adalah komponen fisik dan kimia yang berperan sebagai Bokeh.CLICKtor atau substrat di mana kehidupan berlangsung pada organisme hidup. Komponen abiotik ini terdiri dari senyawa organik dan anorganik serta berbagai faktor yang mempengaruhi biodistribusi, seperti:

  1. airadalah komponen kimia yang dibutuhkan setiap organisme untuk bertahan hidup.
  2. GaramIni adalah bahan kimia yang, melalui proses osmosis, menghipnotis keseimbangan air dalam organisme hidup, memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan mereka.
  3. tanah dan batuMerupakan komponen fisik yang digunakan organisme sebagai tempat hidup dan berkembang biak.
  4. iklimyaitu kondisi cuaca jangka panjang di suatu wilayah.
  5. suhu, adalah proses biologis yang mempengaruhi suhu tubuh suatu organisme. Contohnya seperti mamalia dan burung yang membutuhkan energi untuk mengatur suhu tubuhnya.
  6. Sinar matahariIni adalah komponen kimia yang dibutuhkan oleh organisme untuk fotosintesis.

jenis ekosistem

Ada berbagai jenis ekosistem, yaitu ekosistem alami (ekosistem terestrial dan ekosistem perairan) dan ekosistem buatan. Ekosistem dijelaskan sebagai berikut:

1. Ekosistem Darat (tanah)

Ekosistem terestrial (terestrial)

Ekosistem terestrial adalah ekosistem yang lingkungan fisiknya didominasi oleh daratan dan keadaannya dapat dipengaruhi oleh gangguan iklim dan lingkungan. Beberapa contoh ekosistem terestrial antara lain sebagai berikut;

  • gurunyang merupakan daerah dengan curah hujan yang sangat sedikit, kurang dari 250 mm per tahun.
  • hutan gugurtermasuk dalam bioma hutan tropis dan subtropis, dan iklimnya hangat sepanjang tahun, tetapi mengalami tren kekeringan jangka panjang selama beberapa bulan.
  • sungai besar, yang merupakan hutan satu spesies seperti tumbuhan runjung, pinus, dll. Fauna daerah termasuk rusa, rubah, serigala dan banyak lagi.
  • Hutan hujan, adalah bioma mirip hutan yang selalu basah atau lembap. Hutan ini terutama tersebar di daerah dekat khatulistiwa, yaitu pada garis lintang 0 ° sampai 10 ° utara dan selatan khatulistiwa.
  • padang rumputadalah dataran tanpa pohon (kecuali di dekat sungai atau danau), biasanya ditumbuhi rumput pendek.
  • Kars (batu kapur/gua)yang merupakan bentuk permukaan bumi yang dibentuk oleh pelarutan batuan, sering ditandai dengan adanya depresi tertutup, drainase permukaan, dan gua.
  • sabanayaitu padang rumput yang ditumbuhi semak/perdu dan diselingi beberapa jenis pohon yang tumbuh menjalar seperti palem dan akasia.
  • tundra, merupakan bioma di daerah dengan pertumbuhan pohon kerdil dan suhu lingkungan yang rendah. Daerah ini sering disebut sebagai daerah tanpa pohon.

2. Ekosistem Air (air)

Ekosistem Perairan (Aquatic)

Ekosistem akuatik adalah ekosistem yang komponen abiotiknya didominasi oleh air. Beberapa contoh ekosistem perairan ditunjukkan di bawah ini;

  • ekosistem lautyaitu ekosistem perairan yang terdapat di air laut dengan salinitas tinggi, terdiri dari ekosistem perairan dalam, ekosistem pasir dangkal atau ekosistem Bitarol dan ekosistem pasang surut.
  • ekosistem air tawar, yang merupakan ekosistem perairan dengan salinitas rendah. Seperti sungai, rawa, dan danau.
  • Ekosistem Lamunkelompok tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut, yaitu di laut dangkal.
  • ekosistem muarayang merupakan ekosistem perairan semi tertutup dengan hubungan terbuka antara badan airnya dengan laut dan air tawar yang dibawa oleh sungai.
  • ekosistem terumbu karangsebuah ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekelompok hewan karang yang membentuk struktur kalsium karbonat.

3. Ekosistem prostetik

ekosistem buatan

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang dibentuk oleh campur tangan manusia untuk tujuan tertentu. Beberapa contoh ekosistem buatan seperti:

  • perkebunan kelapa sawit
  • Perkebunan Produksi (Jati dan Pinus)
  • sawah irigasi
  • Sawah tadah hujan (agroekosistem)
  • Ekosistem Luar Angkasa Peak-Bokeh.CLICK.com
  • bendungan

Oleh karena itu, kami membahas materi ekosistem. mungkin berguna.

Artikel lainnya:

  • Metamorfosis Nyamuk – Pengertian, Jenis, Tahapan, Urutan dan Siklus
  • Jaring Makanan – Pengertian, Fungsi dan Contohnya
  • Grasshopper Morphing – Definisi, Jenis, Tahapan, Urutan dan Siklus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.